Judul buku :
Dimensi-dimensi Pendidikan Karakter
Penulis : Saptono, M.Pd
Penerbit : Erlangga
Tahun
Terbit : 2011
Tebal : 216 halaman
Sinapsis
Saptono, M.Pd bekerja sebagai seorang praktisi pendidikan
yang sudah sejak lama menggeluti dunia kepenulisan. Salah satu karyanya berasal
dari pengalamannya yang menarik tentang pendidikan karakter. Ditengah mengemukanya
wacana pendidikan karakter di lingkungan sekolah dan semakin banyaknya referensi
yang berisi konsep serta teorinya, buku ini adalah jawaban dari cara bagaimana
penerapan pendidikan karater di lingkungan sekolah. Menjelaskan tentang
langakah-langkah efektif untuk membangun karakter yang lemah di kalangan
pelajar. Seorang sejarawan Arnold Toynbee berkesimpulan bahwa kehancuran sebuah
peradaban disebabkan bukan oleh penaklukan dari luar, melainkan karena
pembusukan moral dari dalam. Hal ini berkaitan dengan karakter, karena karakter
menentukan perjalanan sebuah bangsa. Karakter manusia yang kuat akan membuat
sebuah bangsa maju dan berkembang pesat. Sedangkan karakter yang lemah akan
membawa kehancuran bangsa itu sendiri.
Karakter suatu
bangsa lebih tinggi nilainya daripada intelektualitas, dengan adanya karakter
maka bangsa itu akan mampu bertahan, berjuang dan mengatasi segala tekanan dari
luar. Karakter sudah ada sejak kita lahir sebagai anugrah dari Tuhan dan ada
yang terbentuk karena proses seseorang dalam mengatasi suatu hal. Karakter dapat
diubah dan dikembangkan mutunya, tapi bisa pula ditelantarkan sehingga tidak
ada peningkatan mutu atau bakan menurun. Buku ini membedah aspek-aspek
pendidikan karakter yang selama ini hanya menjadi wacana. Buku ini membantu
Anda untuk menemukan solusi mengatasi ‘karakter lemah’ bangsa ini dan juga
menjelaskan konsep pendidikan karakter yang dapat dilakukan di lembaga
pendidikan.
Adapun kelebihan dari buku ini adalah sebagimana
dikemukakan di atas, yaitu menjelaskan langkah efektif dan strategi untuk
mengembangkan pendidikan karakter di lembaga pendidikan. Buku ini dapat dibaca
oleh semua kalangan dan tidak sulit untuk dipahami karena penulis menggunakan
bahasa yang sederhana, jelas dan terarah pada setiap pembahasaannya. Mengenai
kelemahan dari buku ini adalah penjelasan terkait teori tentang pendidikan
karakter masih kurang. Selain itu dalam buku ini tidak semua contoh dapat
diterapakn di lingkungan sekolah, karena ada beberapa sekolah yang tidak dapat
menerapakan strategi dari contoh yang berada di buku. Meskipun demikian, buku
ini sangat layak untuk beredar di seluruh Indonesia, cocok bagi guru dan
praktisi pendidikan yang memiliki tugas dalam membangun karakter pelajar untuk
membaca buku ini sebagai referansi tambahan.